INHIL – Kabar membanggakan datang dari putri daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Rohana, santriwati asal Desa Sungai Luar, berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Wisuda Akbar ke-XIV “Menggenggam Mahkota Cahaya” Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz Tahun 2025 yang digelar di Provinsi Banten.
Dalam kegiatan tersebut, Rohana tampil sebagai pemuncak dari sekitar 1.700 santri dan santriwati yang mengikuti prosesi wisuda hafalan Al-Qur’an. Prestasi ini menjadi bukti nyata ketekunan dan kesungguhan dalam menempuh pendidikan tahfidz, sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Di balik capaian gemilang tersebut, hafizhah asal Desa Sungai Luar ini menyimpan harapan besar untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya Bupati Inhil, dapat membantunya mewujudkan cita-cita tersebut.
"Rohana sangat berharap bisa mendapatkan beasiswa LPDP untuk menunjang pendidikan S1, sehingga ke depan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi negara tercinta Indonesia, Insyaa Allah," ungkapnya.
Rohana mengungkapkan, kondisi ekonomi keluarganya yang sederhana menjadi salah satu alasan kuat dirinya sangat berharap memperoleh beasiswa. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berprestasi.
Ia menilai, pencapaian sebagai pemuncak dari 1.700 santri merupakan modal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan hingga ke luar negeri.
"Dengan kondisi ekonomi yang dibilang cukup yaa itu kerna dicukup cukupkan, Rohana sangat berharap beasiswa ini bisa menjadi jalan untuk melanjutkan pendidikan," tuturnya.
Sebagai bentuk keseriusannya, Rohana mengaku telah mengajukan permohonan kepada Bupati Indragiri Hilir untuk memperoleh surat rekomendasi, yang menjadi salah satu persyaratan dalam proses pendaftaran beasiswa.
"Rohana sudah memasukkan surat permohonan ke Bupati Inhil melalui Bagian Kesra Setda Inhil untuk memohon dukungan berupa rekomendasi. Besar harapan saya agar Bapak Bupati dapat memberikan dukungan tersebut sebagai salah satu syarat dalam proses pendaftaran studi dan beasiswa yang saya ikuti," ujar wanita berusia 22 tahun itu.
Rohana juga mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di salah satu universitas di Arab Saudi, guna memperdalam ilmu agama sekaligus mengembangkan potensi diri di kancah internasional.
Saat ini, ia tengah melengkapi berbagai berkas pendukung yang dibutuhkan dalam proses pengajuan beasiswa tersebut dan memohon doa agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar.
"Untuk saat ini masih dalam tahap melengkapi berkas-berkas pendukung. Mohon doanya semoga dipermudah dan segera selesai," ucapnya.
Di sisi lain, Rohana juga menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang telah diraihnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari doa dan dukungan orang tua, serta bimbingan para ustaz dan ustazah.
"Masyaa Allah, Alhamdulillah Rohana sangat bersyukur. Apa yang Rohana capai hari ini tidak terlepas dari doa orang tua, guru-guru, dan orang-orang ikhlas yang selalu mendukung perjalanan ini," tutupnya.
Untuk diketahui, sebelum mengurus rekomendasi dari Bupati Inhil, Rohana penerima penghargaan Santri Inspiratif ini terlebih dahulu sudah mengantongi Surat Rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat. Kendati demikian, dalam upaya mengumpulkan berkas pendukung, Ia sangat berharap bisa juga mendapatkan dari Pemerintah Daerah tempat dia lahir dan tinggal.