INDRAGIRI HILIR – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir mengintensifkan pengawasan dan imbauan keselamatan di sejumlah pelabuhan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Kamis (26/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kecelakaan laut di tengah meningkatnya aktivitas transportasi air saat arus mudik dan balik Lebaran.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menyasar sejumlah titik strategis di Tembilahan, seperti Pelabuhan Pelindo, RSUD Puri Husada, Baruna, LLSDP, Puri, serta wilayah perairan sekitar.
Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Inhil, KSOP Kelas IV Tembilahan, dan Dinas Perhubungan setempat turun langsung memberikan imbauan kepada agen, pemilik, dan nahkoda speed boat.
Fokus utama pengawasan meliputi kepatuhan terhadap kapasitas angkut penumpang serta kelengkapan manifest. Petugas juga mengingatkan operator agar tidak memuat penumpang melebihi batas demi keselamatan pelayaran.
“Kegiatan ini untuk mencegah kecelakaan di perairan sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama Lebaran,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, SH, SIK, mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan jajarannya bersama instansi terkait.
Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan menjadi kunci dalam menekan risiko kecelakaan, terutama di jalur transportasi air yang menjadi andalan masyarakat Inhil.
“Kami mengimbau seluruh operator dan penumpang agar mematuhi aturan keselamatan pelayaran,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan selama periode mudik.
“Dengan kolaborasi yang solid, aktivitas di perairan diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambahnya.
Dari hasil pemantauan, kehadiran petugas di lapangan terbukti meningkatkan ketertiban keberangkatan kapal serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan.