Bupati Herman Tekankan Peningkatan Patroli dan Larangan Membuka Lahan dengan Cara Membakar Saat Apel Siaga Karhutla 2026

Selasa, 26 Mei 2026

Tembilahan – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman memimpin Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2026, Kamis (21/5/2026) di Tembilahan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Herman menekankan pentingnya peningkatan patroli serta larangan membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Inhil.


Apel siaga tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Manggala Agni, para camat, perusahaan serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam amanatnya, Bupati Herman mengatakan apel siaga dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut atas Keputusan Gubernur

Bupati Herman menyebut Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki kawasan gambut cukup luas memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla, terutama di tengah fenomena Super El Nino yang memicu kekeringan ekstrem dan musim kemarau panjang. “Fenomena cu

Berdasarkan data yang disampaikan, pada tahun 2026 hingga saat ini tercatat kebakaran lahan seluas 179,4 hektar dengan 542 titik api. Kecamatan Mandah dan Gaung menjadi wilayah dengan luas kebakaran tertinggi masing-masing 43 hektar, sementara titik api t

Bupati Herman juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana asap maupun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir.