Tembilahan - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin Al-Islami tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Indragiri Hilir Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muamar Gaddafi, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Yasin Al-Islami, Jalan Suhada II RT 02/RW 03, Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Rabu 12 Agustus 2026 malam.
Membacakan sambutan Bupati Indragiri Hilir, Muammar mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi ruang untuk mengingat kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H hendaknya kita jadikan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain memperkuat nilai keagamaan, Muamar juga memberikan apresiasi terhadap Pondok Pesantren Yasin Al-Islami yang terus menghadirkan kegiatan pembinaan keagamaan. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mendukung kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi pembinaan umat. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan pembangunan masyarakat Inhil yang religius, berakhlak mulia dan bermartabat.
“Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak dan karakter yang baik. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Peringatan Maulid semakin istimewa dengan hadirnya ulama asal Mesir, Syekh Asyraf Hamid Al Husaini Al Misri. Dalam tausiyahnya, Syekh Asyraf mengajak jamaah untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui syair pujian yang disampaikannya, Syekh Asyraf menggambarkan Rasulullah SAW sebagai sosok yang membawa hidayah, menjadi teladan bagi umat dan memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT.
“Melalui Muhammad SAW kita memperoleh hidayah. Beliau adalah kekasih dan junjungan kita, yang membawa syafaat serta menjadi pilihan Allah Yang Maha Pencipta,” ungkap Syekh Asyraf dalam syair pujiannya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat turut dihadiri Bagian Kesra Setda Inhil, pimpinan Ponpes Yasin Al-Islami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan santri dan jamaah.
Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keselamatan, keberkahan dan kebaikan bagi masyarakat serta Kabupaten Indragiri Hilir.
Sumber : Prokopim Setda Inhil