Pemkab Inhil Imbau Warga Waspada Gangguan Monyet Liar dan Tidak Sebarkan Informasi Hoaks

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26:21 WIB

TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan monyet liar yang belakangan terjadi di wilayah Kecamatan Tembilahan. Masyarakat juga diminta tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil, Junaidi Ismail, mengatakan hingga Rabu (5/8/2026), tercatat sebanyak 17 warga dilaporkan menjadi korban serangan monyet liar. Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait terus melakukan penanganan dan pemantauan di lapangan guna mencegah bertambahnya korban.

Menurut Junaidi, kondisi tersebut membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat, terutama dalam memberikan informasi yang akurat mengenai keberadaan maupun pergerakan monyet liar.

Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diharapkan lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial dan aplikasi percakapan.

Junaidi mencontohkan adanya informasi yang sempat beredar mengenai seorang bayi di kawasan Jalan CWC yang disebut menjadi korban serangan monyet. Setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut dipastikan tidak sesuai dengan fakta.

“Bayi yang diberitakan menjadi korban serangan monyet di Jalan CWC sebenarnya tidak diserang monyet. Berdasarkan informasi yang kami peroleh, bayi tersebut mengalami insiden terjatuh atau terpeleset di kamar mandi,” ujar Junaidi.

Ia meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya. Informasi yang belum terverifikasi, menurutnya, dapat memicu kepanikan serta memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi kepada pihak yang berwenang sebelum membagikan atau menyebarkannya. Jangan sampai informasi yang belum jelas justru menimbulkan keresahan dan kepanikan,” tegasnya.

Junaidi juga meminta warga yang melihat keberadaan monyet liar atau memiliki informasi yang dapat membantu proses penanganan agar segera melaporkannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil maupun Pemerintah Kecamatan Tembilahan.

Sementara itu, Camat Tembilahan Ari Syuria mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, terutama ketika beraktivitas di kawasan yang sebelumnya dilaporkan menjadi lokasi kemunculan atau serangan monyet liar.

Menurutnya, penanganan gangguan satwa liar membutuhkan koordinasi serta keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengikuti arahan petugas dan memberikan informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan membantu petugas dengan memberikan informasi yang akurat. Jangan sampai informasi yang tidak jelas kebenarannya justru menimbulkan kepanikan baru,” kata Ari Syuria.

Ari juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan empati kepada warga yang menjadi korban. Menurutnya, para korban merupakan masyarakat yang sedang mengalami musibah dan membutuhkan perhatian serta kepedulian, bukan menjadi bahan spekulasi maupun penyebaran informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memastikan koordinasi dan upaya penanganan gangguan monyet liar akan terus dilakukan bersama instansi terkait. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat keberadaan monyet liar atau menemukan informasi yang dapat membantu petugas dalam proses penanganan.

Dengan kewaspadaan, kerja sama, serta penyampaian informasi yang bertanggung jawab, diharapkan penanganan gangguan monyet liar di Kecamatan Tembilahan dapat berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Terkini